• Welcome to APIKRI
  • Call Us: (+62-274) 389990

  • Welcome to APIKRI
  • Call Us: (+62-274) 389990

The Indonesian Ministry of Cooperatives and SMEs Visits APIKRI, Invites Craftsmen to Go Digital

  • 2022 Jul 10
  • Posted By : Editor

The Indonesian Ministry of Cooperatives and SMEs (Kemenkop UKM) visited the KSU APIKRI office, Saturday (9/7/2022). During the visit, the ministry appreciated the cooperation that had been going on so far.

Technological progress is one of the things that craftsmen and SMEs need to follow. Hopefully, this can encourage them to create a wider market.

On the other hand, the Ministry of Cooperatives and SMEs of the Republic of Indonesia also encourages craftsmen and SMEs to improve their skills. Not only from the production capacity but also the ability to speak English.

"English is often an export constraint," said the Deputy Expert for SMEs at the Indonesian Ministry of Cooperatives and SMEs, Cosmas T.

He encouraged MSME actors not to depend on aggregators. So that MSME actors must be independent to create markets and market/ their products.

"There are many opportunities for MSMEs to expand the market," he said.

Kementerian Koperasi dan UMKM Kemenkop UKM RI Kunjungi APIKRI, Ajak Perajin Go Digital

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) RI mengunjungi kantor KSU APIKRI, Sabtu (9/7/2022). Dalam kunjungan tersebut, pihak kementerian mengapresiasi jalinan kerja sama yang sudah berjalan selama ini.

Kemajuan teknologi jadi salah satu hal yang perlu diikuti oleh para perajin dan pelaku UMKM. Harapannya, hal ini bisa mendorong mereka untuk menciptakan pasar yang lebih luas.

Di sisi lain, Kemenkop UKM RI juga mendorong perajin dan pelaku UMKM meningkatkan skill yang dimiliki. Tidak hanya dari kapasitas produksi, tetapi juga kemampuan berbahasa inggris.

“Bahasa Inggris sering kali jadi kendala ekspor,” ujar Tenaga Ahli Deputi Bidang UKM Kemenkop UKM RI, Cosmas T.

Ia mendorong pelaku UMKM untuk tidak bergantung pada agregator. Sehingga pelaku UMKM harus mandiri untuk menciptakan pasar dan memasarkan produknya.

“Peluang UMKM untuk perluasan pasar itu banyak,” ujarnya.

Turut mendampingi Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas Pelaku UKM, Edwin Saleh, dalam kunjungan itu.